Moelyono Hartono, Bos CV. Abadi "Pungkiri” Keterangan Saksi di Persidangan “Korp Baju Coklat Pasti Bela Saya, Wartawan dan Pengacara Tak Beli” Malang, PATROLI  Sidang penganiayaan Bos CV Abadi terhadap Jiyat Sriyono makin lama makin menarik untuk diikuti, salah satunya berdasar ungkapan saksi yang dihadirkan kemarin sangat menyudutkan dan memberatkan terdakwa penganiayaan yang merasa dan mengaku sewenang-wenang dan bisa membeli siapapun juga, sebab ia mengaku keluarga besar “korp baju coklat”, nah apakah sidang pengajuan saksi ini bisa memberikan jawaban yang berkeadilan, mari ikuti rentetan awal penganiayaan tersebut. |
|
Read more...
|
Panitera Pastikan Kasus “Menang” Sebelum Sidang
Pasuruan, PATROLI Terkait permasalahan sengketa tanah sawah di desa Wrati Kec. Kejayan Kab. Pasuruan yang pada akhirnya diajukan secara perdata, salah satu panitera pengadilan penerima pendaftaran berinisial Dh memastikan menang sebelum sidang asal menyiapkan sejumlah uang untuk me loby orang kejaksaan dan kehakiman sampai puluhan juta rupiah. |
|
Read more...
|
Ahli Geologi Pun Belum Sepakati Penyebab Lumpur Lapindo SIDOARJO, PATROLI. Hingga saat ini, masih terdapat dua pendapat dari para ahli geologi atas penyebab semburan lumpur Sidoarjo. Pendapat pertama, lumpur menyembur akibat kesalahan pengeboran atau under ground blow out. Pendapat kedua, karena fenomena alam terbentuknya gunung lumpur atau mud volcano. Jika gejala ini dipastikan karena under ground blow out, semburan itu dimungkinkan dapat ditutup menggunakan teknologi relief well (pengeboran miring). Tetapi jika merupakan fenomena mud volcano, maka penanganan yang paling riil adalah mengalirkan lumpur ke laut |
|
Read more...
|
Fraksi PDIP Nonaktifkan Max Moein Jakarta-Fraksi PDIP resmi menonaktifkan Max Moein, salah satu anggotanya yang diduga terlibat foto syur. Kasus tersebut dinilai telah mengganggu citra partai berlambang kepala banteng ini. Sekretaris Fraksi PDIP Ganjar Pranowo mengatakan surat penonaktifan sudah dikeluarkan. Max akan dinonaktifkan dari seluruh kegiatan di DPR RI termasuk panitia khusus, rapat komisi, dan berbagai kelengkapan DPR. |
|
Read more...
|
|
|