DI. Yogyakarta
Sultan: Reformasi Diselewengkan Yogyakarta-Kekerasan yang kerap muncul justru terjadi setelah reformasi. Namun, Sultan menolak jika reformasi dinilai telah gagal melakukan perubahan dan perbaikan. Reformasi, lanjutnya, telah diselewengkan oleh orang-orang tertentu untuk kepentingan kekuasaan dan kelompoknya. Hal ini disampaikan Sri Sultan Hamengku Buwono X ketika berbicara dalam Forum Rakyat Jogjakarta Anti Kekerasan, di Pelataran Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) UGM, Senin (9/6) siang. Menurut Sultan, jika selama ini merasa selama 62 tahun rasa kebangsaan sudah dikatakan final, namun faktanya menunjukkan rasa ke-aku-an dan ke-kami-an semakin mengental di tengah masyarakat. |
|
Read more...
|
|