|
HANURA BUKAN PERTAI KECIL TAPI PARTAI BESAR |
HANURA BUKAN PERTAI KECIL TAPI PARTAI BESAR Nganjuk. Patroli. Sebagai partai baru Partai Hati Rakyat (HANURA) paling siap menghadapi pemilihan umum (pemilu) legislatif 2009 nanti. Terbukti, partai yang mengedepankan hati nurani ini menjadi parata baru yang pertama kali menyetorkan verifikasi partai ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). |
|
Read more...
|
|
Menghindar dari percikan api akhirnya toh terselomot juga |
Menghindar dari percikan api akhirnya toh terselomot juga Nganjuk, Patroli. Danang 34 tahun aal Dusun Dawuhan, Desa Mancon Kecamatan Wilangan, Nganjuk. Danang bekerja sebagai karyawan perhutani RPH Awar-awar BKPH Bagor pegawai magang sudah 10 tahun lamanya. Sehari-hari bertugas sebagai mandor Persemaian di wilayah dusun Pugruk Manggarejo.RPH Awar – awar Perbatasan Dusun Manyong desa Bagor kulon, Pada tanggal 18 juli 2008 Danang di laporkan oleh Darno 40 tahun Dusun Manyong desa Bagor Kulon, Nganjuk Kepada kasun Sukirno 34 tahun. |
|
Read more...
|
OPERASI SATPOL PP GAGAL Nganjuk, Patroli. Razia penambangan pasir liar yang di lakukan puluhan personel tim gabungan dimotori Satuan polisi Pamong Praja (SATPOL PP) kemaren sia-sia. Mereka hanya menghabiskan waktu berputar-putar mencari lokasi penggalian. “Tim yang kita terjunkan kemarin memang masih baru” kelit Kepala Satpol PP Pemkab Nganjuk Henry Susanto. |
|
Read more...
|
|
Karena pihak penambangan tidak mempunyai izin galian C |
PENAMBANGAN BATU ILEGAL DI WILAYAH RPH TUNGKLUR OLEH PIHAK PERHUTANIKarena pihak penambangan tidak mempunyai izin galian CNganjuk, Patroli. Banyak warga masyarakat yang resah takut bila datang hujan lebatterjadi erosi, banjir, dan longsor yang lebih besar karena air hujan yang menerjang lereng gunung wilis tidak ada penahanan sama sekali. Sejak reformasi penjarahan kayu yang marak bahkan sisa-sisa tunggak itu pun digali masyarakat sampai akar-akarnya. Batu berem untuk penangkal tanah dengan petani hutan itu sekarang diambili semua oleh pihak penambang ilegal. Bahkan batu yang ditengah berem juga digali. Akhirnya tanah terjadi larut menjadi tanah gares yang tidak bisa ditanami bahkan tanaman yang sudah ada diwilayah penggalian karena truk masuk tanaman banyak yang rusak tergilus ban truk. Dimana tanah tidak akan rusak lagi kalau batunya adiambil terus-terusan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, padahal hanya menguntungkan beberapa orang yang bermodal namun merugikan seluruh elemen masyarakat pihak birokrasi pemerintahan atau instansi terkait ikut rugi semuanya. Bahkan itu tanggung jawab kita bersama. |
|
Read more...
|
|