SK FIKTIF HONORER DEPAG, DI SOALPasuran, Patroli. Adanya peristiwa janggal yang muncul tatkala Depag kota Pasuruan sedang melakukan proses pemberkasan untuk CPNS ditandai dengan munculnya tudingan kepada panitia yang dianggap tidak transparan, pasalnya ada beberapa orang di lingkungan Depag kota Pasuruan disinyalir telah mengantongi SK tenaga honorer fiktif yang lolos pemberkasan.
Menurut salah satu sumber yang tidak mau disebut namanya intruksi yang muncul dari Depag pusat tersebut terkesan disembunyikan, pasalnya instruksi dari Depag pusat itu sengaja tidak dipublikasikan secara terbuka dan umum sehingga banyak tenaga honorer yang tidak mempunyai kenalan / orang-orang dekat di Depag tidak mengetahuinya. “Karena ketidaktahuan kami, otomatis kami tidak siap melakukan proses pemberkasan padahal tahapan itu sangat penting dalam rangka memasukkan data tenaga honorer ke database CPNS Depag”, ungkap salah seorang tenaga honorer Depag yang tidak mau disebut namanya. Menurut sumber tersebut ada beberapa orang yang sebenarnya tidak memiliki SK resmi sebagai tenaga honorer justru lolos dalam pemberkasan, namun mereka yang seharusnya lebih berhak malah tidak diberi kesempatan untuk mendaftarkan diri. Ironisnya, mereka yang menggunakan SK fiktif tidak ada kejelasan mengabdi dimana, tapi sudah lama mengantongi SK sebagai tenaga honorer. Saat dikonfirmasi patroli news, Kusaiyyin, Kakandepag kota Pasuruan menegaskan pihaknya sudah terbuka mengumumkan proses pemberkasan CPNS. Menurutnya, Depag tidak begitu saja meloloskan mereka dalam proses pemberkasan yang sudah berjalan. ”Masih ada tahapan verifikasi guna membuktikan bahwa data yang mereka masukkan benar-benar fakta.”, terang Kusaiyyin. Ia juga menjelaskan pihaknya tidak akan gegabah dalam menentukan nama-nama yang mendaftarkan diri sebagai orang yang berhak masuk database CPNS Depag (pram) |